Oleh: blhyansos | 6 Juli 2010

Misi Bagian Lingkungan Hidup

Perumusan Misi, Strategi dan Program Kerja Bagian Lingkungan Hidup merupakan Hasil Rapat Kerja Internal seluruh Staff Bagian Lingkungan Hidup Biro Yansosdas pada bulan Februari 2010

Dalam Konteks Peraturan Perundangan yang melandasi PPLH dan Produk Perencanaan Pembangunan Jawa Barat yang ada maka Bagian LH Setda Jabar mempunyai Misi :

  • Mengampu penyelenggaraan Urusan Wajib Lingkungan Hidup agar dapat  terselenggara degan baik di Provinsi Jawa Barat
  • Memfasilitasi Pencapaian Sasaran Program dalam Perencanaan Pembangunan Jabar (RPJPD, RPJMD dan RKPD) khususnya Bidang Lingkungan Hidup.
  • Memfasilitasi penyelenggaraan Kebijakan dan Program Nasional Bidang Lingkungan Hidup di Jawa Barat

Strategi dalam menjalankan tugas pokoknya yaitu : menyelenggarakan pengkajian bahan kebijakan umum dan   koordinasi, fasilitasi, pemantauan serta evaluasi pengendalian dampak serta konservasi, maka Strategi yang dipilih Bagian Lingkungan Hidup Biro Yansosdas adalah:

Koordinasi, Sesuai tugas pokok dan fungsi Bagian Lingkungan Hidup Biro Yansosdas, untuk terwujudnya sinkronisasi dalam penyiapan dan penyusunan pengkajian bahan kebijakan serta pelaksanaannya di bidang Lingkungan Hidup, maka kegiatan koordinasi merupakan kegiatan inti,  Kegiatan koordinasi harus bersifat aktif dan tidak menunggu.

Fasilitasi, Agar kegiatan koordinasi dan sinkronisasi dapat berjalan efektif, maka upaya yang perlu dilakukan adalah memberikan fasilitasi ataupun pelayanan terhadap program yang diselenggarakan oleh OPD /instansi terkait. Untuk itu, perlu dilakukan pendekatan yang arif agar tidak terkesan mengintervensi tugas-tugas OPD instansi yang dikoordinasikan.

Pemantauan dan Evaluasi,  Kegiatan pemantauan dilakukan untuk mengetahui apakah program atau kegiatan telah dilaksanakan sesuai dengan rencana. Dari kegiatan pemantauan akan diperoleh masukan atau informasi tentang permasalahan pelaksanaan kebijakan, program atau kegiatan di tingkat lapangan sehingga dapat diperoleh masukan untuk bahan kebijakan bidang LH.

Kemitraan, Diperlukan kemitraan /jejaring kerja dengan sesama OPD, Instansi lainnya maupun Lembaga Swadaya Masyarakat dan perguruan tinggi sehingga terjadi sinergi positif.  Oleh karena itu, kemitraan dalam koordinasi dan fasilitasi harus didasari dengan prinsip saling memperkuat.

Fokus,  Agar program pembangunan bidang Lingkungan Hidup dapat berhasil secara efektif dan efisien, maka prioritasi program perlu dilakukan sehingga diharapkan dapat dicapai suatu hasil yang optimal.  Halini dimaksudkan untuk memaksimalkan sumberdaya, dan sarana yang ada secara efektif.

Pembentukan Kelompok Kerja, Untuk perumusan bahan kebijakan tertentu, Bagian Lingkungan Hidup dapat memfasilitasi wadah kelompok kerja terfokus yang terdiri dari berbagai komponen.  Wadah kelompok kerja ini merupakan suatu forum untuk saling memberikan kontribusi pemikiran sehingga dapat dihasilkan perumusan bahan kebijakan yang konperhensif

Data dan Informasi,  Dukungan data yang akurat dan tanggap merupakan prasarat bagi penyelenggaraan Tupoksi Bidang LH. untuk hal tersebut perlu dikembangkan jejaring pertukaran data informasi dengan memanfaatkan lembaga penyedia data di tingat provinsi maupun pusat serta hasil pemantauan dan evaluasi Bagian Lingkungan hidup, dengan didukung sistem informasi yang memadai secara bertahap.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: